Avocado Coffee Pudding Recipe

Avocado / buah alpukat merupakan buah yang memiliki kandungan lemak yang tinggi, oleh karena itu buah ini harus dihindari jika kamu memiliki penyakit kolesterol ataupun yang sedang dalam program diet. Pernahkah kamu mendengar kalimat ini? Sebenarnya, hal ini SALAH. Memang benar alpukat merupakan buah tinggi lemak, tetapi lemak yang terdapat di dalamnya merupakan lemak tak jenuh tunggal atau dengan kata lain adalah ‘lemak baik‘ untuk tubuh. Tidak semua lemak itu bersifat jahat, lemak tak jenuh tunggal (monounsaturated fatty acid, MUFA) justru dapat mempertahankan HDL (lemak baik di dalam tubuh), membantu menurunkan LDL (inilah lemak jenuh / lemak jahat yang berperan dalam meningkatkan resiko penyakit kolesterol), menurunkan resiko penyakit jantung, dan menghindari obesitas.

 

Tentu saja penerapan manfaat diatas dapat kita nikmati jika kita mengkonsumsi buah alpukat tanpa ada penambahan susu atau pemanis lainnya, karena hal inilah yang akan membuat kandungan kalori dalam buah ini menjadi semakin tinggi. Tetapi pernahkah kamu mencoba menyendok langsung buah tersebut tanpa ada tambahan atribut apapun? Aku pernah dan aku gak bisa menelan alpukatnya. Akhirnya aku tambah dengan susu atau gula baru rasanya enak. Jadi ya tetap saja ada penambahan bahan lainnya hanya saja dibatasi atau dikurangi porsinya. Toh segala sesuatu yang berlebihan atau yang kurang tidak ada baiknya. Yang paling tepat adalah yang PAS-PAS AJA 😉

 

Bagi western, mereka memperlakukan alpukat sebagai bagian dari pendamping menu makanan utama, contohnya sebagai bagian dari salad atau dijadikan puree sebagai starter maupun side dish. Lain halnya bagi orang Asia terutama Indonesia, buah ini diperlakukan sebagai camilan maupun dessert. Sebagai topping pada es serut, sebagai juice, dan es alpukat kocok. Yang terakhir ini hanya menu orisinil Indonesia dimana alpukat yang sudah matang dikerok besar-besar, ditambahkan es batu, sedikit air, dan susu kental manis (coklat/putih) lalu ditusuk-tusuk kasar menggunakan sendok. Btw, kenapa namanya es alpukat kocok ya, padahal kan buatnya ditusuk-tusuk (crush), bukan dikocok (stir). Kalau aku sendiri sih paling suka es alpukat, lebih gampang, gak ribet pakai blender, gak pakai listrik, gak banyak cucian, dan lebih berasa alpukatnya karena masih bisa terasa bongkahan alpukatnya, dibandingkan bila dibuat juice.

es_alpukat1     es_alpukat2

Kalau ada yang bertanya gimana sih cara memilih alpukat yang baik? Maaf aku gak bisa jawab. Aku seringkali beli masih keras dan didiamkan sampai 2 minggu masih belum matang juga, padahal uda kepingin makan. Ditaruh di dalam beras pun juga sudah dilakukan, tetap aja keras. Tapi setelah berkali-kali gagal dengan alpukat, kurang lebih ini panduanku sendiri dalam memilih si creamy fruit ini ya: pilih yang kulitnya agak mengerut, jika ditekan buahnya agak empuk, dan warna kulit pilih yang cenderung hijau kehitaman. Kalau masih kuning berarti masih jauh dari matang, kalau sudah coklat sebaiknya dikonsumsi langsung.

 

Kemarin lagi dapat buah alpukat yang bagus di pasar. Daripada lagi-lagi dijadikan es / juice alpukat, kali ini kita olah sebagai puding yuk. Kebayang nyeruput floating island kayaknya campuran alpukat dan kopi enak juga nih. Nah ini bahan-bahannya:

  • 1 buah alpukat matang ukr. besar, korek isi dagingnya
  • 1 sdm agar-agar powder
  • 1 sdm jelly powder
  • 5 sdm susu kental manis
  • 5 sdm gula pasir
  • 200 ml air matang

Blender buah alpukat dengan 50 ml air. Sisihkan. Lalu campur agar2, jelly, skm, gula, 150 ml air dan panaskan hingga mendidih. Kecilkan api lalu tuang alpukat sambil diaduk-aduk hingga uapnya hilang. Tuang ke dalam mangkuk saji.

  • 2 sachet Kapal Api white coffee
  • 1 sdm agar-agar powder
  • 1 sdm jelly powder
  • 1 batu gula merah, cacah kecil
  •  450 ml air matang
  •  75 ml santan kental, harus yang fresh

Panaskan coffee, agar2, jelly, gula merah, dan air hingga mendidih. Lalu tuang santan kental, aduk sebentar lalu matikan api. Tuang ke dalam mangkuk saji jika alpukatnya sudah mulai mengeras. Hati-hati dalam menuang, lebih baik menggunakan sendok perlahan-lahan supaya puding alpukatnya tidak hancur. Jika sudah mulai mengeras, dinginkan dalam kulkas.

avocado_coffee_pudding

Dikarenakan puding ini menggunakan buah asli, jadi bisa bertahan paling lama 3 hari. Tapi karena ini enak banget, siang ini buat malamnya sudah habis. Selamat mencoba.

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s